Minggu, 17 Januari 2016

Cosplay and Me

Salah satu hobiku memang sedikit unik. Kenapa aku bilang unik? Karena sekarang sudah banyak orang yang menggeluti hobi ini.
Cosplay.
Yap, memakai kostum karakter kesukaan, foto, action, sampai nambah temen (kalau beruntung ya dapet jodoh juga wkwk). Kalau photoshoot di tempat umum yang ramai nggak jarang dilihatin orang lain.
Aku mulai cosplay ditahun 2010. Waktu itu masih SMA dan masih belum pakai wig. Wig jaman itu masih hal mewah di Jogja (read: for me). Waktu itu sih masih abal banget. Bahkan sampai tahun 2012 aku nggak cosplay lagi karena memasuki era UAN. Kan harus focus haha.


Seiring berjalannya waktu, cosplayku mulai berkembang. Mulai pake wig, kostum beragam, mulai nyoba bikin sepatu sendiri, bahkan sammpai ibuku bikinkan aku kostum juga haha….

Makin kesini sekarang cosplayer makin banyak. Seneng. Nambah temen. Udah gitu sekarang kostum, make up dan semuanya makin dewa-dewa nih. Aku kadang iri juga gitu. Tapi yaudahlah, tiap orang kan beda-beda ya. Oiya, seneng juga nih bisa ketemu banyak temen yang sefandom. Trus ada juga yang sampai akhirnya bikin project bareng, photoshoot bareng, sampai akhirnya curhat-curhatan bareng.

Ada juga sisi negative dari makin banyaknya cosplayer.  Sekarang makin banyak drama. Apapun sepertinya bisa jadi drama. Medianya ya facebook. Mulai dari drama tentang senpai-kouhai, celaan setiap selesai event, sampai drama nggak penting lainnya. Aku pribadi sih nggak peduli dengan semua drama yang ada. Soalnya nggak akan ada habisnya sih. Makin di share makin rame. Cukup jadi silent reader aja. Lama-lama kan hilang sendiri, walau eneg juga sih ngliatnya.

Disamping itu, bagiku cosplay ini sekedar HOBI. Hobi kan sesuatu yang dikerjakan kalau ada waktu senggang. Aku termasuk yang tidak punya banyak kostum, dan kalau dateng event sih pas senggang juga. Soalnya udah berapa kali melewatkan event yang jarang ada gara-gara ada kuliah, praktikum atau hal penting lainnya. tapi kuakui “racun”nya cosplay itu mengerikan. Selesai cosplay satu karakter, setelah itu kepengen buat yang lain. Apalagi setelah selesai nonton anime, eh tau-tau kepengen buat juga. Kan parah banget tuh.
Bahkan waktu Kerja Lapangan di Jakarta tahun 2014 dan exchange ke Malaysia tahun 2015, aku bawa kostumku juga. Yah dengan harapan bisa cosplay ditempat yang sempat aku tinggali waktu itu. Aku berhasil cosplay di Jakarta dan Malaysia. Padahal di kedua tempat tersebut statusnya aku sedang studi.

Oiya, selama di Malaysia, aku pernah photoshoot sekali, yaitu 4 Januari 2016 di Taman Tasik Perdana, Kuala Lumpur. Kamekonya merupakan kameko yang sudah cukup terkenal di Malaysia. Oh photoshoot sekalian juga sama cosplayer yang cukup terkenal di Malaysia. Ketemu dengan mereka juga secara tidak sengaja. Thanks to worldcoplay :””D
Sari, Pink, Hime
cr: Teguh
loc: Snap Cafe, Jogja

Pink, Kyo
Cr: Kyo
Loc: ISI, Jogja

Ajis, Sari, Seraphine, Andrea, Jodi, Pink
Cr: Teguh
Loc: Pasca Sarjana UGM, Jogja

Pink, Yoichi
Cr: Kak Sambel
Loc: IPB, Bogor

Pink
Cr: Tanaka Photography
Loc: Taman Tasik Perdana, Kuala Lumpur


Pink, Airi
Cr: Tanaka Photography
Loc: Taman Tasik Perdana, Kuala Lumpur


Tapi sekali lagi, bagiku cosplay itu hobi. Aku bahkan nggak punya rencana menunda kelulusanku demi cosplay. Soalnya kuakui, sekalinya kita mau cosplay rasanya yang dipikirkan itu tentang coplay mulu. Aku mengalaminya. Mungkin tiap orang beda-beda sih…

Yah aku tetep mengutamakan impian, tujuan hidup dan masa depan. Hobi memang menyenangkan ketika dilakukan setelah kesibukan yang luar biasa :D

2 komentar:

dian boman mengatakan...

Nice bngt..senang liat pink senang

Metalu (Kyo Yuzuki) mengatakan...

asik ya pink.. :D

Poskan Komentar

 
Hey! Say! PINK. Template Design By: SkinCorner